Home - Photo - Blogger

Subscribe: Posts Subscribe to Revolution ChurchComments

40 Jiwa masih terjebak di Palopo

PALOPO, Sulsel: Sekitar 40 warga dari RW 3, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat masih terisolir oleh sisa tanah longsor sampai tiga hari pasca longsor di Kota Palopo, Sulsel. Hal ini dikemukakan Camat Wara Barat Idris Kaso di Palopo, kemarin siang. Menurut dia, warga tersebut tidak dapat keluar­ dan dievakuasi dengan cepat karena akses jalan keluar terputus akibat masih ada ribuan kubik tanah menutupi.

Pemkot tata kampung nelayan

MANADO: Pemkot Manado akan menata ruang baru di kawasan pesisir untuk dijadikan kawasan perkampungan nelayan. “Kawasan pesisir yang sebagian besar berada­ di utara akan direvitalisasi supaya selain menjadi permukiman, juga menjadi pendukung pariwisata sebab diatur sebagai kawasan pengembangan nelayan,” kata Kepala Bappeda Manado Revin Lewan, kemarin. Lewan mengatakan kawasan dimaksud mencakup Bailang di Kecamatan Bunaken, serta Karangria di Kecamatan Tuminting.

Rumput laut Seram 135 ton

AMBON: Lima kelompok nelayan yang membudidayakan rumput laut di Desa Wael, Kabupaten Seram Bagian Barat, setiap tahun mampu menghasilkan 135 ton. “Hasil panen saya rata-rata 1,8 ton per tahun­ sejak Mei 2007. Tapi kalau digabungkan dengan empat kelompok nelayan lain, jumlahnya­ cukup besar,” kata Ketua Kelompok Budidaya Rumput Laut Sukamaju La Idris M. Thalib, kemarin. Lima kelompok nelayan yang mengembang­kan­ rumput laut itu masing-masing ber­anggota 15 orang.

Selasa, April 14, 2009

Dua nama menguat calon ketua PHRI

MAKASSAR: Direktur Utama Clarion Hotel & Convention Makassar Anggiat Sinaga dan Razak Djalle, pemilik Hotel Makassar Cottage, menjadi dua calon terkuat ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel periode 2009-2013.

Akhir pekan ini, mulai Kamis 16 April, PHRI menggelar musyawarah daerah di daerah wisata Malino, Kabupaten Gowa. Agenda utamanya laporan pertanggungjawaban pengurus lama dan pemilihan pengurus baru.Sumber Bisnis anggota tim sukses Anggiat mengatakan kendati sosok yang 15 tahun berkarir di perhotelan Makassar itu tidak terlalu berambisi, pihaknya telah mendapat dukungan cukup signifikan dari BPC (badan pengurus cabang).

PHRI Sulsel menaungi 17 BPC termasuk Makassar di mana Anggiat sekarang menjabat ketua. Hotel anggota PHRI mencapai 355 hotel, sedangkan restoran 167 unit. “Kami optimis bisa meraup suara cukup banyak dalam pemilihan nanti. Saingan terberat mungkin Pak Razak Djalle yang cukup berpengaruh,” kata sumber tersebut, kemarin. Anggota panitia pelaksana Musda PHRI Komang Mahawira menuturkan tiap BPC berhak mengajukan satu nama sebagai bakal calon. Tiga nama yang paling banyak disebut akan maju dalam pemungutan suara.

“Di tahap pemungutan suara ini, ada dua mekanisme yang akan dipilih, yaitu berdasarkan suara BPC atau masing-masing peserta yang hadir memiliki hak suara. Yang pertama tentu lebih sederhana,” papar Komang. Dia menjelaskan apabila mekanisme suara BPC yang diinginkan, maka calon ketua harus berjuang merebut 17 suara BPC yang ada. Sementara dengan mekanisme kedua, jumlah suara akan bergantung pada peserta yang mengikuti musda.

Formasi pengurus baru mencakup ketua umum, 4 ketua, sekjen, wasekjen, dan 4 kepala bidang. Ketua PHRI Sulsel Andi Ilham Mattalatta mempersilakan calon ketua baru bersaing sehat. Ilham yang telah menjabat tiga periode atau 12 tahun itu meminta pengurus menjaga keharmonisan.

»» read more

Konversi lagi di 15 kabupaten

MAKASSAR: Pertamina akan memperluas konversi minyak tanah ke elpiji ke 15 kabupaten di Sulsel dan Sulbar. Pertamina Region VII Sulawesi, Maluku, dan Papua telah melakukan sosialisasi dan sensus di Kabupaten Gowa dan Maros yang akan menjadi penerima awal.

“Usai pemilu kami mulai lagi konversi di Gowa dan Maros. Selanjutnya masuk di 13 kabupaten lain,” kata Manager Gas Domestik Pertamina Region VII Zulfikar Hamid kepada Bisnis, kemarin. Zulfikar mengungkapkan, Pertamina akan memperluas penyaluran paket gas elpiji pada sejumlah kabupaten secara bertahap di 15 kabupaten. Namun Pertamina masih menemukan masalah administrasi di Gowa dan Maros.

Dia berharap Pemkab setempat dapat segera menyelesaikan persoalan itu agar program konversi berjalan lebih cepat. Di Kota Makassar, Pertamina sudah menyalurkan kompor gas elpiji sekitar 65.000 untuk rumah tangga dan 500 paket untuk usaha mikro. Secara nasional, paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji baru mencapai sekitar 4,9 juta paket lebih atau sekitar 21% dari target 23 juta paket.

»» read more

Senin, April 13, 2009

Ciputra tanam Rp1,6 triliun di Manado

MANADO: Grup Ciputra berencana menanamkan investasi hingga Rp1,6 triliun untuk mengembangkan 6.000 kavling perumahan beserta berbagai fasilitas dalam proyek Citraland Manado di Kota Manado, Sulawesi Utara. Proyek perumahan prestisius tersebut telah dimulai sejak tahun 2003, tepatnya pada bulan September, di pusat kota Manado. Sejauh ini kelompok pengembang terkemuka itu sudah mengembangkan 1.500 rumah senilai Rp400 miliar.

Presiden Komisaris Grup Ciputra, Ciputra, mengatakan pihaknya juga berkomitmen menambah kelengkapan fasilitas dan properti penunjang lainnya di kawasan perumahan itu. Dia menuturkan hal itu mencakup pembangunan kompleks Monumen Yesus Memberkati. Ciputra, kata dia, berharap Citraland dapat berperan mengangkat citra kota itu sebagai daerah tujuan wisata terkemuka. Kompleks Monumen Yesus Memberkati diproyeksikan menjadi ikon wisata religi ternama di Manado, bahkan Indonesia.

Ciputra menargetkan pembangunan seluruh proyek Citraland Manado dapat rampung pada 2012. “Mudah-mudahan pembangunan segera terselesaikan lima hingga 10 tahun ke depan. Tentunya tergantung market, semakin banyak yang membeli semakin banyak yang diselesaikan,” kata Ciputra di Manado, pekan lalu. Citraland terletak cukup strategis di areal perbukitan di tengah kota Manado, mencakup areal 120 hektare. Berbagai fasilitas yang disediakan Citraland seperti, Citraland Waterpark yang merupakan taman air terbesar di kawasan timur Indonesia, Sekolah Nasional Plus Citra Kasih, pusat perdagangan, dan gerbang Citraland yang megah.

Citraland merupakan proyek unik. Selain topografinya berbukit-bukit, lokasinya dibelah jalan lingkar luar (outer ring road) Manado. Dengan jalan lingkar luar itu, Citraland menjadi simpul penting pengembangan Kota Manado ke arah Kabupaten Minahasa. Berdasarkan catatan Bisnis, Ciputra telah mengibarkan bendera bisnis properti di empat kota di wilayah timur, berturut-turut Citraland City Manado, Citra Garden Banjarmasin, Citraland City Banjarmasin, dan Citra Bukit Indah Balikpapan.

Citraland Manado adalah salah satu proyek awal Ciputra di luar Jawa. Saat ini kelompok usaha tersebut juga tengah mengembangkan proyek perumahan elit di perbatasan Makassar-Gowa, Sulsel. Citraland Celebes tersebut menempati lahan seluas 30 ha yang nilai penjualannya ditaksir mencapai Rp400 miliar. Sama seperti proyek lain di luar Jawa, Ciputra menggandeng mitra lokal, yaitu PT Sinar Galesong dan PT Nusasembada Bangunindo. Citraland Celebes diproyeksikan memiliki 500 unit rumah mewah dua tingkat yang dibanderol paling murah Rp800 juta hingga Rp2 miliar per unit.

Wisata religi

Ciputra mengemukakan perseroan sangat ingin mengemban misi ikut meningkatkan pariwisata Manado dengan membangun kompleks wisata religi di kota itu. Pekan lalu, Ciputra meresmikan fasilitas Jalan Salib di kompleks Monumen Yesus Memberkati. Jalan Salib dengan 187 anak tangga setinggi 33 meter dan panjang 164 meter ini menggambarkan jalan penderitaan Yesus menuju penyaliban.
“Peresmian Jalan Salib kiranya menjadi momentum penting menyambut WOC (World Ocean Conference) di Manado yang makin dekat. Saya berharap Manado bisa menjadi tujuan wisata internasional, karena niat saya menjadikan Manado Jerusalem of Indonesia!” kata Ciputra.

Selain Jalan Salib, terdapat 7 elemen penting lainnya sebagai bagian dari pembangunan Monumen Yesus Memberkati. Tujuh elemen itu a.l. patung Yesus Memberkati, Plaza Taman Getsemani, Plasa Gereja-Gereja berbagai denominasi, The Tower of Blessing, Open Air Theatre, Rumah Biara, dan Rumah Doa.

Saat ini fasilitas yang sudah selesai adalah patung Yesus Memberkati, The Tower of Blessing yaitu sebuah menara yang menjadi latar belakang Open Air Theatre, dan Jalan Salib. Patung Yesus Memberkati berhasil masuk rekor MURI berpredikat patung tertinggi di Indonesia, juga nomor tiga tertinggi di dunia. Patung itu berdiri megah setinggi 30 meter di atas bukit setinggi 33 meter.


>

»» read more

Omzet selular capai Rp21 miliar per hari selama pemilu

MAKASSAR: Operator telepon selular GSM panen dalam pemilu legislatif 2009 dengan memanfaatkan layanan voice to voice dan SMS. Layanan SMS selama pemilu di kawasan timur Indonesia mencapai 70 juta per hari atau 3.000 SMS per detik dan kegiatan percakapan naik 25%.

Bila biaya sekali SMS antara Rp100 – Rp300 maka dalam sehari bisa diperoleh pendapatan antara Rp7 miliar – Rp21 miliar. Lonjakan pemakaian voice dan SMS selama pemilu itu, dirasakan dua operator besar yakni Telkomsel dan Excelcomindo Pratama (XL), masing-masing naik 20%-30% atau mendekati trafik voice dan SMS di hari besar keagamaan dan tahun baru yang rata-rata mencapai 40%.

“Selama kampanye trafik komunikasi SMS di Pamasuka melonjak drastis dibanding hari normal sebesar 2.200 SMS per detik. Kami perkirakan tidak akan melewati peningkatan di hari raya keagamaan dan tahun baru,” kata Vice President PT Telkomsel Pamasuka (Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan) Agus Mulyadi kepada Bisnis, pekan lalu.

Agus menjelaskan selama kampanye, Telkomsel menambah kemampuan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik percakapan dan SMS. Meski menolak menyebutkan trafik, Agus mengaku aktivitas percakapan selama pemilu lebih tinggi dibanding SMS. Pemilu, kata dia, telah memicu penjualan kartu perdana dan voucher sebesar 4% per hari atau naik 2% dibanding hari normal.

Dia mengungkapkan selama pemilu, call completion success rate mencapai 98,58%.
Sementara kapasitas handling SMS 47.100 SMS per detik atau mampu melayani hingga 4 miliar SMS per hari. Selama masa kampanye, penggunaan SMS secara nasional berfluktuasi sekitar 310 juta – 325 juta SMS per hari.

Trafik SMS XL

Sementara itu, Regional Sales Operation Manager (RSOM) PT Excelcomindo Pratama (XL) Pamasuka Hendrawan mengatakan peningkatan trafik SMS dan voice mulai terasa dua minggu jelang pemilu, di mana kenaikan trafik SMS mencapai 20%-25%. Namun, Hendrawan menolak menyebutkan angka trafik pengiriman SMS. Peningkatan kegiatan komunikasi juga terjadi pada percakapan yang mendekati 30%.

Kedua aktivitas komunikasi selama pemilu, sambung dia, berimbas pada sisi penjualan kartu perdana dan voucher yang naik sebesar 17%. “Kalau trafik pengiriman SMS naik maka otomatis kegiatan percakapan lebih besar. Kenaikan komunikasi di masa pemilu baru kami rasakan dua minggu menjelang pencontretan,” ungkap dia.

Namun operator selular yang memiliki sekitar 900.000 pelanggan di KTI itu tidak melakukan persiapan khusus untuk mengantisipasi melonjaknya komunikasi selama pemilu.

»» read more

Malaysia minati jalan bebas hambatan Kaltim

SAMARINDA: Perusahaan asal Malaysia, Aruba, berminat membangun jalan bebas hambatan antara Samarinda-Balikpapan.
Dalam pertemuan awal dengan Gubernur Kaltim, Aruba menyatakan siap menggelontorkan dana US$5 miliar atau sekitar Rp5,5 triliun jika diterima sebagai investor.

Biaya yang ditawarkan Aruba lebih tinggi Rp1,3 triliun dari estimasi biaya yang dipatok Pemprov Kaltim. Gubernur Awang Faroek Ishak mengatakan pemerintah meminta Aruba datang ke Kaltim dalam waktu dekat guna merinci niat mereka.

“Pihak Aruba akan mempresentasikan konsep pembangunan jalan Balikpapan-Samarinda. Namun, kedatangan mereka ke daerah ini masih ditunggu,” kata Awang di Samarinda seperti ditulis Antara, pekan lalu. Awang mengatakan perwakilan Aruba sudah bertemu dirinya baru-baru ini namun diminta datang lagi secara khusus untuk mempresentasikan rencananya kepada jajaran terkait di Kaltim.
“Setiap investor kita minta mempresentasikan rencana programnya sehingga bisa diketahui baik oleh jajaran eksekutif dan legislatif,” katanya.

Dia mengatakan apabila Aruba muncul, pemprov akan mengundang bupati dan walikota se-Kaltim agar semua daerah mengetahui rencana investasi ini. PT Bina Karya, konsultan yang menghitung anggaran proyek memperkirakan jalan yang dimulai dari kilometer 13 Balikpapan atau terhubung dengan Jembatan Pulau Balang itu akan menghabiskan dana sekitar Rp4,2 triliun.

Jalan bebas hambatan itu akan tersambung dengan Pelabuhan Peti Kemas Palaran Samarinda, sehingga distribusi barang bisa melalui jalan ini. Panjang jalan 87 km dengan pembangunan tiga tahap. Tahap pertama butuh biaya Rp1,2 triliun untuk 24 km. Sedangkan tahap dua dan tiga masing-masing perlu Rp2,3 triliun untuk 45 km dan Rp700 miliar untuk 17 km.

“Untuk sementara, ruas Samarinda-Balikpapan dulu yang diprioritaskan pengerjaannya, namun tak menutup kemungkinan ke depan juga akan dilanjutkan hingga Bontang sampai ke Maloy di Kutai Timur,” kata Faroek. Pemprov Kaltim berharap jalan bebas hambatan Samarinda-Balikpapan bisa dikerjakan mulai 2010.

Setidaknya empat investor dikabarkan tertarik pada pembangunan jalan bebas hambatan tersebut, yakni dari Uni Emirat Arab, Malaysia, dan dua investor nasional. Sebagai kompensasi investasi, pemprov menawarkan konsesi berupa pengolahan batu bara, usaha perkebunan, pabrik semen, dan berbagai usaha berbasis sumber daya alam di daerah itu.

»» read more

Rabu, April 08, 2009

Calon Dirut Bank Sulsel dari luar

MAKASSAR: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selaku pemegang saham pengendali menyepakati posisi direktur utama (dirut) PT Bank Sulsel menjadi jatah calon dari eksternal (luar) bank milik pemerintah daerah itu. Sumber Bisnis yang mengetahui hal itu mengatakan pemprov dan dewan komisaris berharap dirut dari luar Bank Sulsel mampu bergerak lebih dinamis membawa semangat baru. Apalagi di tengah besarnya tuntutan peningkatan kinerja.

Langkah yang sama dilakukan sekitar delapan tahun lalu, ketika pemegang saham menunjuk Andi Djuarzah sebagai dirut yang masa jabatannya habis akhir April ini. Begitu Andi Djuarzah masuk, kinerja Bank Sulsel bisa dikata­kan sangat baik, setidaknya dari sisi keuangan.

Pemprov, kata sumber tersebut, ingin dirut baru dapat memerta­hankan pencapaian keuangan yang solid dengan misi tambahan yang tak kalah penting, yaitu meningkatkan peran bank pemba­ngunan daerah itu dalam mendu­kung sektor riil.

Kinerja keuangan yang terus tumbuh dinilai belum cukup se­­bab mayoritas kredit disalurkan ke sektor konsumtif yang daya dorongnya amat terbatas mengge­rakkan perekonomian. Jatah dirut berhak ditentukan oleh pemprov sebagai pemegang saham pengendali. “Calon dirut baru akan dibebani tugas memacu pengucuran kredit ke sektor produktif dan mendu­kung program ekonomi pemprov,” jelas sumber itu, kemarin. Proporsi kredit Bank Sulsel di bawah direksi baru, sebut sumber itu, ditetapkan minimal 35% kredit produktif dan 65% konsum­tif. “Itu akan jadi ukuran kesuksesannya.”

Sumber itu menyebutkan posisi lain yang bakal menjadi jatah calon eksternal adalah direktur pemasaran atau direktur umum yang menangani SDM. Sedangkan direktur kepatuhan akan diberikan kepada kandidat internal.

Dua tahun terakhir, pertumbu­h­an­ kinerja keuangan Bank Sulsel lumayan pesat. Bank yang dimiliki bersama oleh pemprov dan 23 kabupaten/kota se-Sulsel itu menikmati pendapatan Rp757 miliar dan laba operasional Rp310 miliar pada 2008. Setahun sebe­lumnya, laba Bank Sulsel ‘hanya’ Rp265 miliar.

Namun, per akhir Juli 2008 sekitar 90% pinjaman Bank Sulsel digelontorkan untuk sektor konsumtif. Kondisi ini yang banyak memicu kritik dari kalangan pengusaha, asosiasi, dan pemprov­ sendiri khususnya Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Komisaris Bank Sulsel Natali Ikawidjaja yang dikonfirmasi mengenai calon dirut dari eksternal menolak memberi banyak ke­terangan. Namun, dia juga tidak membantahnya.

Menurut Ikawidjaja, proses­ se­­leksi kini terus berjalan. Rekomendasi calon direksi Bank Sulsel telah disampaikan kepada pemprov. “Tunggu saja bagaimana nanti. Yang bisa saya katakan, dua dari empat direksi memang diinginkan dari eksternal seperti diungkapkan Pak Komut (Komisaris Utama Andi Muallim) pekan lalu,” katanya. Andi Muallim mengutarakan komisaris bank pembangunan daerah itu menyepakati konfi­gurasi direksi dua eksternal dan dua internal. Dua calon eksternal berasal dari kalangan profesional perbankan dan putra daerah Sulsel. Calon eksternal ini, ujarnya, juga beker­ja di Makassar.

Sekitar 10 calon
Ada kurang lebih 10 nama yang diajukan Dewan Komisaris Bank Sulsel kepada Gubernur Syahrul Yasin Limpo untuk menduduki posisi direksi di bank tersebut. Nama-nama yang diajukan ke Gubernur Sulsel ini sebagian besar adalah para bankir dari Sulsel yang sudah memiliki reputasi di bank-bank milik pemerintah dan swasta nasional.

Beberapa nama dari calon eksternal yang menguat, yakni Rachmat Haris (Bank CIMB Niaga), Onny Gappa (Bank Panin), dan tiga nama da­­­ri pejabat eksekutif di Kantor Bank Indonesia Makassar masing-masing Faisal Husni, Patahuddin, dan Abdul Malik. Pemimpin KBI Makassar Lambok A. Siahaan mengatakan hingga saat ini belum ada nama yang diajukan oleh Bank Sulsel untuk fit and proper test.

Proses ini, kata­nya, biasanya dilaksanakan setelah hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Jika nama-nama calon direksi sudah diajukan ke BI pada akhir bulan ini, kami akan proses. Tidak lama untuk melakukan hal tersebut. Hasil fit and proper paling lama enam bulan untuk ditetapkan menjadi direksi,” kata Lambok, baru-baru ini.

»» read more

Citilink prioritas rute baru Sulawesi

MAKASSAR: Maskapai Citilink, unit bisnis PT Garuda Indonesia, memprioritaskan pembukaan rute ke sejumlah kota di Pulau Sulawesi tahun ini. Jalur baru ke kota lain di kawasan timur Indonesia tetap akan diupayakan sambil melihat perkembangan situasi pasar khususnya dunia penerbangan komersial di Tanah Air. Vice President Strategy Business Unit Citilink Garuda Indonesia Joseph Saul mengatakan rute di Sulawesi yang prospektif, a.l. Makassar-Manado, Makassar-Palu, Makassar-Kendari, dan Makassar-Gorontalo.

“Beberapa rute di Sulawesi dari Makassar itu yang tampaknya bisa kami terbangi tahun ini setelah ada penambahan pesawat,” katanya kepada Bisnis, awal pekan ini. Joseph mengatakan setelah Sulawesi, pihaknya berencana melayani jalur Makassar-Sorong dan Makassar-Ambon. Sedangkan Makassar-Balikpapan masih sulit diwujudkan dalam waktu dekat.

Citilink, jelas Joseph, tetap bersinergi dengan Garuda dalam memutuskan pembukaan rute. Menurutnya, maskapai yang mengincar segmen budgeting ini akan memasuki jalur yang tidak dilayani Garuda. Citilink akan menerima bantuan lima unit pesawat Boeing 737-300 tahun ini, menyusul pemisahan atau spin-off dari PT Garuda Indonesia.

Pemberian pesawat itu merupakan bagian penyertaan modal Garuda di tubuh unit bisnisnya tersebut. Total pesawat Citilink tahun ini ditargetkan 10 unit, termasuk 5 pesawat sewa. Saat ini Citilink memiliki tiga unit, masing-masing dua Boeing 737 seri 300 dan satu jenis 737-400. Citilink menjajaki penambahan dua pesawat sewa dalam waktu dekat. Spin off diharapkan segera efektif sebelum Juni 2009. Citi-link akan mengarungi perjalanan sebagai anak usaha mandiri dengan total modal awal sekitar Rp300 miliar meliputi modal disetor Garuda Rp75 miliar.

Pada 1 September lalu, Citilink kembali terbang setelah sempat menghentikan operasi per 15 Januari 2008. Unit usaha strategis Garuda ini melayani 16 rute domestik dari Surabaya dengan dua pesawat Boeing 737 seri 300 dan 400. Rute penerbangan Citilink saat ini Surabaya-Jakarta, Surabaya-Makassar, Surabaya-Balikpapan, Surabaya-Banjarmasin, SurabayaBatam, Surabaya-Kupang, dan Surabaya- Ampenan.Pada 2008, Citilink mengangkut sekitar 154.000 penumpang dan menargetkan dapat membawa hingga 2 juta orang tahun ini.

Makassar-Surabaya

Joseph mengatakan mulai awal pekan ini, pihaknya resmi menerbangi Makassar-Surabaya dua kali sehari. Dari Makassar, pesawat berangkat pagi, sedangkan dari Surabaya sore hari. Dia mengemukakan penambahan rute tersebut seiring meningkatnya permintaan pasar. Rute Makassar-Surabaya merupakan salah satu jalur gemuk bagi Citilink.

“Mulai hari Minggu, 5 April, frekuensi penerbangan Surabaya-Makassar kami tambah menjadi dua kali sehari. Mudah-mudahan ini bisa memenuhi permintaan konsumen kami yang mementingkan low budget,” paparnya. Citilink, kata Joseph, menawarkan tiket promosi untuk pemesanan tiket jauh hari sebelumnya seharga mulai Rp99.000 sekali terbang.

Dia optimistis kebijakan tersebut bakal mendapat sambutan positif dari calon penumpang. Pasalnya, kata dia, Citilink punya keunggulan ikatan dengan Garuda yang selama ini dikenal sangat aman dan mengutama-kan pelayanan. Para pilot Citilink, tuturnya, mendapat pelatihan terbang sama dengan pilot Garuda. Hampir semua pilot Citilink saat ini merupakan pilot Garuda.

“Aspek pelayanan memang lebih berkurang dibanding Garuda karena kami main di segmen budgeting, tetapi unsur keamanan tetap memakai standar Garuda. Ini kelebihan kami,” tuturnya.

»» read more

BI minta bank siapkan dana di ATM

MAKASSAR: Kantor Bank In­­­do­­nesia (KBI) Makassar meminta bank-bank di kota itu mengantisipasi lonjakan penarikan dana masyarakat melalui anjungan tunai mandiri (ATM) selama empat hari libur pemilu. “Kami sudah meminta bank-bank yang beroperasi di sini menyediakan dana yang mencukupi selama libur pemilu, seperti yang diperintahkan dalam undang-undang pemilu,” kata Koordinator Working Group Kehumasan KBI Makassar Widodo Cahyono di Makassar, kemarin.

Pengumuman BI menyebutkan bahwa dalam rangka menyukses­kan pelaksanaan pemilu yang jatuh pada Kamis 9 April 2009, sesuai dengan UU Pemilu No.10 tahun 2008 pasal 4 ayat 3 dinyatakan­ bahwa pemungutan suara dilaksanakan pada hari libur atau hari yang diliburkan.

“Bank-bank akan tutup selama empat hari dan baru beroperasi kembali Senin pekan depan,” kata­ Widodo seperti ditulis Antara. Menurut dia, untuk mempermudah masyarakat yang membutuhkan dana selama libur nasional, BI telah mengirimkan surat ke seluruh bank di Sulsel agar menyediakan dana tambahan bagi masyarakat melalui layanan tran­saksi ATM.

Selain itu, bank di Sulsel juga diminta secepatnya menyelesaikan transaksi sebelum jatuh tempo 9 April. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengurusan keleng­kapan administrasi transaksi.

Sehubungan dengan itu, diinformasikan bahwa kantor pusat bank sentral, KBI, dan kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia tidak beroperasi pada hari pelaksanaan pemilu tersebut. Pada 10 April 2009 juga merupa­­kan hari libur nasional, yaitu hari Wafat Isa Almasih sehingga operasional BI kembali normal pada Senin 13 April 2009.

»» read more

Hakim Luwu masuk pengadilan Tipikor

MAKASSAR: Sarifuddin Umar, hakim karir dari Pengadilan Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dikabarkan masuk dalam jajaran sembilan hakim tindak pidana korupsi (tipikor). Sarifuddin adalah ke-tua majelis hakim yang menangani perkara korupsi 28 mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Luwu, Sulsel. Dalam perkara itu, Sarifuddin membebaskan seluruh terdakwa pada 23 Maret 2009.

Sebagaimana diketahui, para anggota DPRD Luwu itu dinyatakan tidak terlibat dalam perkara korupsi uang kehormatan pada akhir jabatannya. Padahal, dugaan korupsi pemberian dana purnabakti APBD Luwu tahun 2004 itu diduga merugikan negara hingga Rp10,5 miliar.

Sebelum putusan, jaksa mendakwa seluruh mantan anggota DPRD itu hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider enam bulan kurungan. Mereka diduga telah melanggar aturan sesuai dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam persidangan, Sarifuddin beralasan bebasnya 28 mantan anggota dewan karena mereka telah mengembalikan uang yang mereka terima. Dalam putusan itu, dua majelis hakim lainnya, yakni Kemal Tampubolon dan Gosen Butar-butar, mengajukan disenting opi-nion (pendapat berbeda) atas kasus tersebut.

“Memang dalam dakwaan primernya tidak terbukti, tetapi dalam dakwaan subsidernya terbukti,” kata Kemal Tampubolon yang didampingi Gosen Butar-Butar seperti yang dikutip dari Vivanews.com.

»» read more

Sulteng tawarkan investasi industri tepung ikan

MAKASSAR: Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulawesi Tengah menawarkan tiga potensi investasi unggulan kepada pemodal, yakni tepung ikan, penggemukan sapi, dan briket arang tempurung kelapa.
Tiga investasi padat karya tersebut ditawarkan sebab Sulteng memiliki potensi bahan baku yang sangat memadai. Sebagaimana dikutip dari laporan dalam situs resmi BKPMD, provinsi itu mempunyai volume potensi perikanan laut 210.000 ton, masing-masing di Teluk Tomini, Teluk Tolo, dan Selat Makassar atau Laut Sulawesi.

Teluk Tolo merupakan area pemancingan dan penyebaran jenis ikan tuna, cakalang, tongkol, dan udang laut. Selain itu, rumput laut, teripang, dan kerang mutiara. Potensi serupa dikandung Teluk Tomini dan Selat Makassar. Sementara potensi perikanan darat meliputi sumber daya air tawar dan air payau. Potensi pertambakan seluas 42.000 hektare dengan tingkat pemanfaatan sampai tahun 2003 baru 20%.

“Ada peluang cukup besar untuk dikembangkan sebagai industri pengolahan tepung ikan. Lokasi yang dipilih adalah Kabupaten Parigi Moutong. Produksi ikan setiap harinya mencapai 30 ton sehari,” tulis laporan itu, kemarin.
Parigi Moutong memiliki dua pelabuhan barang, yakni di Kota Parigi dan Kota Moutong. Terdapat tiga pelabuhan pendaratan ikan yang tersebar di Ampibabo, Bayantongo, dan Moutong.

“Telepon, listrik, dan air bersih umumnya sudah tersedia di lokasi industri, namun air bersih hanya mengandalkan air permukaan. Transportasi darat sangat lancar karena lokasi terletak di jalan trans Sulawesi bagian timur.”Baru-baru ini, Bupati Parigi-Moutong Longky Djanggola menuturkan salah satu lokasi paling strategis untuk pengembangan industri tepung ikan adalah di wilayahnya karena memiliki Teluk Tomini sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Sulteng.

Menurut dia, kendala yang dirasakan sejauh ini relatif minimnya pasokan listrik. Tetapi, pihaknya optimis pasokan listrik memadai mulai 2010. “Karena itu sejak dini kami mempersiapkan lokasi industrinya,” katanya.

Sapi

Laporan BKPMD juga menonjolkan potensi industri penggemukan sapi dan briket arang tempurung kelapa. Penggemukan sapi paling mungkin di Kabupaten Donggala, a.l. lokasi strategis dekat pelabuhan laut, sedangkan sapi bakalan untuk digemukkan dapat diperoleh dari seluruh kabupaten di Sulteng.

Pemprov Sulteng menyiapkan lokasi penggemukan di Kecamatan Sindue, Donggala. Tempat tersebut memiliki lahan penanaman rumput gajah dan rumpuh raja seluas 50 ha untuk pakan, sumber mata air, serta dekat pinggir jalan. Dalam laporan yang sama, BKPMD menyatakan potensi bahan baku arang briket mencapai lebih dari 200.000 ton per tahun.

»» read more

Permintaan uang kartal di Balikpapan meningkat

BALIKPAPAN:: Transaksi uang kartal pada semua bank di Balikpapan, Kalimantan Timur, meningkat dalam empat hari transaksi. Kepala Kantor Bank Indonesia Balikpapan Causa Iman Karana mengungkapkan permintaan uang kartal selama 1-6 April 2009 tercatat Rp181 miliar.

Jumlah ini melebihi rerata permintaan uang kartal bulanan di Balikpapan yang berjumlah sekitar Rp150 miliar per bulan. Iman me-ngaitkan kenaikan permintaan ini dengan Pemilu Legislatif 9 April. “Bisa jadi ini karena aktivitas menjelang pemilu sehingga uang yang keluar juga luar biasa,” kata Iman didampingi Deputi KBI Balikpapan Taslim, kemarin.

Kebutuhan uang kartal meningkat sejak awal 2009. BI Balikpapan mencatat permintaan uang kartal dari bulan ke bulan naik, lantas mencapai puncak pada April. “Januari hanya sebesar Rp150 miliar, Februari Rp160 miliar, Maret Rp190 miliar. April ini, baru empat hari saja sudah Rp181 miliar,” kata Iman.

Pemilu, tambah Iman, bukan satu-satunya momen peningkatan kebutuhan uang kartal. Libur panjang karena pemilu menjadi momen orang mengambil dananya di bank untuk keperluan pasca pemilu. “Bisa jadi uang tersebut digunakan untuk biaya transportasi sepanjang pemilu, pembayaran atribut partai, panggung, artis, hingga katering. Dengan gambaran itu permintaan uang kartal di bulan ini meningkat,” jelas Iman.

BI pun telah mengantisipasi kemungkinan permintaan tinggi uang kartal tersebut. BI, tuturnya, menyiapkan dana Rp2,5 triliun–Rp3 triliun untuk tiga bulan ke depan. Menurut Iman, yang perlu diwaspadai jelang pemilu adalah beredarnya uang palsu. Namun hingga kini, KBI menemukan kasus ini hanya dalam jumlah kecil.

Bank Indonesia baru menemukan 10 lembar uang palsu dengan nominal Rp50.000 dan Rp100.000. Sedangkan pada April 2009 ini terungkap empat lembar uang palsu beredar di masyarakat. “Tapi pengungkapan ini persentasenya sangat kecil,” kata Iman.

Iman menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan memperhatikan uang yang diterima. Bagi yang memiliki pengetahuan tentang uang palsu diminta meningkatkan kewaspadaan.

»» read more

Lokasi penambang emas liar Paboya ditutup

PALU: Pemerintah Kota Palu mengeluarkan keputusan penutupan penambangan emas liar di Kelurahan Poboya karena berpotensi mencemari lingkungan­ di daerah tersebut. Anno Lamangkona, Kepala Biro Humas Pemerintah Kota Palu, mengemukakan larangan penambangan emas ini setelah dilakukan pengamatan langsung di lapangan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertambangan Palu.

“Hasil pengamatan menggambarkan proses penambangan rakyat jika dibiarkan akan menimbulkan ancaman lingkungan khususnya ekosistem di wilayah Paboya,” kata Anno kepada Bisnis, kemarin.

Menurut dia, para penambang umumnya menggunakan bahan kimia berupa air raksa dan merkuri. Zat tersebut sangat berbahaya dan bisa berdampak bagi lingkungan, ekosistem, dan unsur kehidupan sekitarnya dalam jangka waktu lama. Kandungan emas di Paboya memang menggiurkan karena dalam bentuk mentah saja mengandung logam emas sebesar 67%.

Ini sangat baik dibanding­ daerah penghasil emas lain.Menurut dia, penambangan emas dilakukan dengan teknologi sederhana yang disebut Tromol dan diinvestasikan oleh masyarakat pendatang dengan jumlah investasi berkisar ratusan juta rupiah.

Bukan melindungi
Saat ini jumlah tromol yang beroperasi sebanyak 14 dan telah menghasilkan bahan dasar emas yang layak diperjual belikan kepada pedagang pengumpul. “Keputusan melarang penambangan tersebut bukan karena mau melindungi hak atas konsesi lahan melalui kontrak karya yang saat ini telah beralih ke PT Bumi Resources,” kata Rusdy Mastura, Wali Kota Palu, belum lama ini.

Tapi, lanjut dia, lebih pada upaya melindungi lingku­ngan dan ekosistem serta kehidupan dari dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pe­­nambangan di kawasan tersebut. Jika dibiarkan, dikhawatirkan menimbulkan resistensi­ lingkungan dan eko­­sis­­tem. Apalagi kawasan pertambangan tersebut berada di areal penyangga air untuk kebutuhan­ Kota Palu dan sekitarnya.

“Olehnya pemerintah berpikir untuk segera menutup kawasan penambangan tersebut dengan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh,” paparnya. Dinas PU dan Tamben Palu menemukan sekitar 15 lubangberkedalaman 10-15 meter secara vertikal dan horisontal yang telah digali kelompok penambang. Bahkan ada lubang yang berada tepat di bawah Sungai Pondo.

»» read more

Selasa, April 07, 2009

Subsidi pupuk Rp2,66 triliun

MAKASSAR: Pemerintah­ pusat mengalokasikan dana Rp2,66 triliun untuk pupuk bersubsidi di Sulsel. Dana ini bagian dari Rp17 triliun yang dibagikan kepada 33 provinsi di Tanah Air. Data Dinas Pertanian, Hortikultura,­ dan Tanaman Pangan (Pertaman) Sulsel menunjukkan alo­­kasi pupuk untuk daerah ini meliputi urea 300.000 ton, super pos 50.000 ton, ZA 60.000 ton, NPK 65.000 ton, dan organik 12.550 ton.

Wakil Kepala Dinas Pertaman Syukri mengatakan persediaan pupuk untuk petani hingga Juni ditanggung aman. Menurutnya, stok selalu tersedia, tak pernah ada kelangkaan. “Persedia­an pu­­puk aman, jangan khawatir. Tapi syaratnya, petani harus punya RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok). Jika tidak ada RDKK, pupuk tak akan disalurkan,” kata Syukri, kemarin.

Berbagai jenis pupuk itu dijual dengan harga per kg masing­-ma­sing urea Rp1.200, super pos Rp1.550, ZA Rp1.050, NPK Rp1.750, dan organik Rp500. Khusus harga pupuk organik tahun 2009 turun 50% dari tahun 2008 Rp1.000 per kg menjadi Rp500 per kg. Menurut dia, tahun 2008 melalui program RDKK, pupuk hanya disalurkan bagi petani padi. Tapi kenyataannya, ada petani menggunakan pupuk bukan untuk padi.

Karena itu pada tahun ini pupuk tidak dikhususkan bagi petani padi tetapi untuk semua petani. Kepala Sub Bidang Prasara­na dan Sarana Dinas Pertaman­ Muhammad Ishak mengata­kan bukan tidak mungkin subsidi pupuk akan bertambah, sebab ketersediaan pupuk dipengaruhi kondisi cuaca atau iklim. Seperti saat musim hujan melimpah biasanya luas tanam bertambah. “Saat seper­ti itulah permintaan pupuk tinggi,” ujar Ishak.

Namun dia menjamin ke­­langkaan sulit terjadi sebab ada program pemerintah pusat tentang realokasi pengalihan­ subsidi pupuk pada daerah yang lebih membutuhkan. “Dari ketersediaan bahan pen­­dukung petani ini, pemda optimis akan menghasilkan surplus beras 2 juta ton dan jagung 1,5 juta ton,” kata Syukri.

Lahan usaha
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel Abdul Rahman Daeng Tayang yang dihu­­bungi terpisah, mengatakan kebijakan pemerintah atas subsidi pupuk adalah angin segar bagi petani dan nelayan di Sulsel. Tapi ironisnya, kebijakan tersebut belum dirasakan oleh petani sendiri, sebab subsidi pupuk dijadikan lahan usaha. “Jadi kalau sudah jadi usaha berarti bukan subsidi lagi,” katanya­, kemarin.

Rahman berpendapat subsidi pupuk bisa baik jika sistem penyaluran diubah. Solusinya adalah mengembali­kan pengelolaan kepada Departemen Pertanian, bukan ditangani Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Selain itu, Rahman berharap distributor pupuk dihilangkan dalam mata rantai distribusi. Menurutnya,­ kepentingan dis­­­tributor biasanya murni bisnis. “Petani akan sema­kin tersiksa, sebab pupuk subsidi dijadikan bisnis. Saya kira ini sudah tidak benar,” tuturnya.

Di Sulsel, distribusi pupuk ke daerah harganya bisa berlipat ganda dari harga pemerintah, sebab harga telah dipermainkan distributor. “Ini yang membuat risau, bukankah cara ini sesu-atu­ yang salah,” imbuhnya. Dia mengusulkan penyaluran pupuk bersubsidi diserahkan­ kepada tiga lembaga ekonomi yang berbasis petani,­ yakni Koperasi Unit Desa, Koperasi Tani, dan Gabungan Kelompok Tani.

»» read more

Dua direksi Bank Sulsel dari eksternal

MAKASSAR: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selaku pemegang saham terbesar mengisyaratkan komposisi direksi Bank Sulsel yang diajukan dalam RUPS akhir April nanti masing-masing dua calon eksternal dan dua internal. Komisaris Utama Bank Sulsel Andi Muallim mengatakan dua calon eksternal tersebut berasal dari kalangan profesional perbankan dan putra daerah Sulsel. Calon eksternal ini, ujarnya, juga bekerja di Makassar. Dia mengungkapkan komisaris bank pembangunan daerah itu telah menyepakati konfigurasi direksi dua eksternal dan dua internal.

“RUPS nanti untuk meminta pertanggungjawaban direktur, sekaligus membicarakan dan menentukan pengangkatan direktur baru. Kami sudah membahas di tingkat komisaris agar dua dari empat jabatan direktur diisi dari luar manajemen,” kata Andi Muallim, akhir pekan lalu. Rapat umum pemegang saham rencananya dihadiri semua bupati di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Andi Muallim memastikan formasi dua internal dan dua eksternal akan dikabulkan dalam rapat tersebut.

“Kami belum bisa menyebutkan nama calon dari luar tersebut. Namun yang pasti mereka berasal dari kalangan profesional dan perbankan yang sudah berpengalaman, serta bertugas di Makassar,” kata dia.
Dia menuturkan calon direksi dijaring lewat proses komite nominasi dan merupakan bankir berpengalaman serta memiliki jaringan luas di bisnis keuangan dan usaha. Diharapkan, para pemimpin baru akan mengangkat kinerja Bank Sulsel agar siap bersaing dengan BPD lain maupun bank umum.

Ekonom Universitas Hasanuddin (Unhas) Anas Iswanto Anwar meminta pihak terkait jangan terjebak dengan dikotomi claon direksi eksternal atau internal, termasuk siapa yang sebaiknya menduduki kursi direktur utama. Yang terpenting, kata dia, calon direksi harus kompeten, bisa diterima, punya rekam jejak yang baik di bisnis perbankan, serta memiliki orientasi dan komitmen terhadap perekonomian daerah.

“Jangan terjebak dengan isu orang dalam atau luar, termasuk komposisinya. Jangan sampai lupa esensinya, Bank Sulsel butuh bankir yang profesional, yang berpikiran global tapi berorientasi lokal,” tukasnya.
Pergantian direksi Bank Sulsel terus menghangat seiring besarnya harapan banyak kalangan menyaksikan perbaikan kinerja BPD tersebut khususnya dalam menyalurkan kredit ke sektor produktif.

Jajaran direksi Bank Sulsel mencakup satu direktur utama, serta tiga posisi direksi, masing-ma-sing direktur pemasaran, direktur kepatuhan, dan direktur umum. Kecuali direktur pemasaran, masa jabatan direksi lain habis pada April 2009. Tiga direktur yang akan habis masa tugasnya ini juga telah menempati posisi yang sama selama dua periode berturut-turut atau total 8 tahun sejak 2001.

Tambah modal

Pada kesempatan yang sama, Andi Muallim menambahkan dalam RUPS juga akan dibicarakan penambahan saham pemprov di Bank Sulsel. Untuk menjadi pemegang saham pengendali, pemprov harus menyetor modal baru minimal Rp50 miliar.

Dia juga mengatakan pemprov menuntut direksi Bank Sulsel setia pada rencana bisnis yang telah disusun, yakni meningkatkan porsi kredit produktif menjadi sekurangnya 35% dalam beberapa tahun mendatang dari saat ini sekitar 15%. “Kami berencana meningkatkan nilai kredit yang disalurkan di sektor riil tahun ini, sehingga akan mengimbangi sektor konsumsi,” ucap dia.

Dua tahun terakhir, kinerja keuangan Bank Sulsel terus tumbuh. Bank yang dimiliki bersama oleh pemprov dan 23 kabupaten/kota se-Sulsel itu tahun lalu menyumbangkan dividen Rp54 miliar bagi pemprov saja. Pada akhir 2008, total aset Bank Sulsel sebesar Rp4,5 triliun, naik sekitar 10% dibanding 2007. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp3 triliun, sedangkan outstanding kredit menembus Rp3,3 triliun.

Bank Sulsel menikmati pendapatan Rp757 miliar dan laba operasional Rp310 miliar pada 2008. Setahun sebelumnya, laba Bank Sulsel ‘hanya’ Rp265 miliar. Per akhir Juli 2008, sekitar 90% pinjaman Bank Sulsel digelontorkan untuk sektor konsumtif.

»» read more

Penumpang domestik merosot

MAKASSAR: Jumlah penumpang angkutan domestik baik laut maupun udara lewat Makassar selama bulan Februari 2009 kembali merosot cukup tajam setelah sebelumnya di Januari. Penumpang angkutan udara domestik di Bandara Sultan Hasanuddin hanya mencapai 127.764 orang atau menukik sekitar 10% dibandingkan dengan bulan sebelumnya 140.407 orang.

Secara umum penurunan tersebut diikuti berkurangnya penumpang tujuan internasional sebesar 4,8% dari 1.254 orang pada Januari menjadi 1.197 orang di bulan kedua. Saat ini hanya maskapai PT Air Asia Indonesia yang melayani rute luar negeri melalui Bandara Hasanuddin yang bertaraf internasional dan memiliki terminal baru nan megah. Air Asia menerbangi jalur langsung Makassar-Kuala Lumpur, Malaysia.

Kemerosotan paling tajam dialami segmen penumpang angkutan laut. Total pelancong menggunakan kapal melalui Pelabuhan Makassar anjlok 66% menjadi 26.896 orang. Sebelumnya pada Januari, penumpang sebanyak 44.615 orang.

Kepala Bagian Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Anwar Haris mengatakan barang yang diangkut juga menurun 5,5% dari 72.858 ton menjadi 69.050 ton pada Februari. “Jumlah penumpang angkutan laut antarpulau atau domestik, jumlah barang yang diangkut, serta jumlah penumpang angkutan udara domestik dan luar negeri sepanjang Februari turun dibandingkan dengan Januari,” katanya, pekan lalu.

Jika dikalkulasi, total penurunan penumpang angkutan domestik pada Februari tercatat sebesar 17%, yakni dari 186.276 orang menjadi 154.660 orang. Penurunan yang sama terjadi pula pada Januari 2009 apabila dibandingkan dengan Desember. Pada periode tersebut, berkurangnya penumpang domestik sebesar 8%.

Tahun lalu penumpang angkutan laut di Pelabuhan Makassar mencapai 416.559 orang atau melambung 32,5% dari tahun sebelumnya.
Total penumpang 2008 merupakan salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terak-hir. Pengguna kapal cenderung menurun sejak harga tiket pesawat makin murah.

»» read more

Libur pemilu tak dongkrak hunian hotel

MAKASSAR: Libur panjang bertepatan pemilihan umum (pemilu) legislatif serta perayaan hari besar keagamaan Jumat Agung pekan ini tak mampu mendongkrak hunian hotel di Makassar. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Makassar mencatat kondisi itu membuat sejumlah hotel memilih menawarkan paket dengan harga murah guna memancing minat tamu.

Ketua PHRI Makassar Anggiat Sinaga mencontohkan Hotel Clarion yang saat ini terbesar di kota itu menjual paket ‘contreng’ seharga Rp425.000 per nett, lebih rendah dari biasanya. Hotel Sahid Jaya melepas paket pemilu Rp325.000 per nett untuk kamar standar.

“Saya perkirakan hunian kamar minggu ini hanya sekitar 30%. Langkah instan yang diambil pengelola adalah dengan membuat paket-paket spesial,” kata Anggiat, kemarin. Dia mengemukakan pengelola hotel tak menikmati kenaikan hunian pada libur panjang sebab daerah itu belum menjadi tujuan utama bagi pelancong. Makassar, kata dia, hanya dilirik sebagai lokasi MICE (meeting, incentive, convention, exhibition).

Dalam perkembangan lain, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel melaporkan tingkat hunian hotel berbintang di Sulawesi Selatan pada Februari 2009 naik 4,7% menjadi 37,1% dibanding bulan sebelumnya. Namun, kenaikan bulanan tersebut tidak diikuti peningkatan waktu menginap tamu baik asing maupun domestik.

Kepala Bagian Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Anwar Haris mengatakan tingkat hunian kamar pada Januari hanya 32,4%. Dia menjelaskan kenaikan selama Februari terutama disumbangkan hotel bintang lama dan tiga. Okupansi hotel bintang lima naik 12,2% menjadi 48,8% atau tertinggi dibandingkan dengan hotel berbintang lainnya. Sedangkan keterisian hotel bintang tiga di posisi kedua sebesar 43,2%. Angka ini meningkat 10,9% dari Januari.

Adapun peringkat berikutnya ditempati hotel bintang empat yang meloncat 3,4% menjadi 37,5%, kemudian hotel bintang satu 26,5% dan bintang dua 23,9%. Anwar mengemukakan khusus hotel bintang satu dan dua tercatat mengalami penurunan okupansi masing-masing 0,5% dan 11,2%.

“Pada Februari 2009, tingkat hunian kamar hotel klasifikasi bintang satu dan dua menurun dibanding bulan Januari. Sedangkan hotel klasifikasi bintang tiga, empat, dan lima mengalami kenaikan,” ujar Anwar, pekan lalu.

»» read more

Ekspor kakao Cargill turun 20%

MAKASSAR: Pembelian kakao dari petani oleh PT Cargill Indonesia, salah satu raksasa eksportir kakao di dunia, menurun sekitar 20% dalam setahun terak-hir akibat turunnya produksi kakao kualitas baik. Direktur Cargill Indonesia Rudyanto Hady mengata-kan pihaknya agak kesulitan memenuhi permintaan ekspor kakao untuk kepentingan industri pengolahan perseroan seiring merosotnya volume produksi kakao kualitas baik.

Dia menyayangkan kondisi itu sebab permintaan pasar melampaui tingkat produksi dunia saat ini. Rudyanto berharap upaya pemerintah merevitalisasi komoditas perkebunan ini membuahkan hasil dalam waktu dekat. Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp2 triliun untuk meremajakan tanaman kakao dan melakukan penanaman kembali di sentra produksi di seluruh Tanah Air yang mayoritas di Sulawesi.

“Pembelian turun sekitar 20% dari tahun sebelumnya untuk periode satu tahun. Permintaan untuk good quality masih tetap lebih besar dari suplai,” ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Rudyanto menuturkan tahun ini pun situasi tampaknya masih sukar membaik. Cargill, kata dia, belum banyak membeli kakao pada triwulan I 2009 sebab bukan musimnya.


“Januari-Maret itu memang tidak ada coklat. Penurunan 20% terjadi pada musim panen April-Agustus dan Oktober-Desember 2008,” jelasnya. Dia menegaskan pembelian berkurang bukan karena permintaan, melain-kan produksi kakao kualitas baik menurun. Dalam beberapa tahun ini, Cargill mengekspor kakao rata-rata 30.000 – 40.000 ton per tahun yang dibeli dari sejumlah wilayah sentra di Indonesia.
Seluruh kakao yang dibeli diekspor langsung ke industri pengolahan Cargill.

Cabang internasional Cargill Incorporated yang berbasis di Minneapolis, AS, tersebut membangun gudang cukup besar di Kawasan Industri Makassar (Kima) demi menopang operasi ekspor kakao yang memang dipusatkan di kota itu. Di Indonesia, Cargill secara berkala meningkatkan bisnisnya di sektor perdagangan komoditas, a.l. dengan membangun gudang di daerah agar dapat membeli langsung dari pedagang pengumpul.

Di samping kakao, Cargill mengekspor sawit dan beberapa komoditas lain. Cargill adalah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang makanan olahan, hasil tani, dan energi di 63 negara.

»» read more

Kapolda minta PLN amankan listrik

MAKASSAR: Kapolda Sulsel­bar Irjen Pol. Mathius Salempang meminta PT Perusa­haan Listrik Negara (PLN) tidak memadamkan listrik pada hari H pelaksanaan pemilu legislatif hingga perhitungan suara dilaksanakan. “Saya sudah minta kepada PLN agar menjaga pasokan listrik pada pelaksanaan pemilu legislatif tanggal 9 April 2009 hingga perhitungan suara dilangsungkan lancar,” kata Mathius kepada wartawan, ke­marin.

Menurut Mathius, pihaknya sudah mendapat jaminan bah­wa listrik tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan pemilu legislatif dari PLN. “Prinsipnya PLN sudah siap mengantisipasi masalah itu ji­­ka sewaktu-waktu ada gangguan,” tegasnya. Dia mengatakan pihaknya juga sudah siap menjaga pelaksanaan pemilu dari segala gangguan keamanan. Masyarakat juga diminta menjaga iklim yang kondusif selama pemilu berlangsung.

Dari hasil evaluasi selama pelaksanaan kampanye hingga saat ini, menurut Mathius, tidak ada gangguan keamanan yang signifikan. Bahkan dari hasil evaluasi untuk wilayah Sulselbar rata-rata hanya ada 10 kejadian dalam sehari. “Kalau dilihat dari jumlah penduduk Sulselbar yang men­­capai 7,8 juta, tingkat gang­­­­­guan ketertiban relatif kecil. Bahkan saya juga merasa tenang­ karena adik-adik mahasiswa tidak lagi berdemo di jalan sehingga mema­­cetkan lalu lintas,” paparnya. Mathius menjelaskan pemi­lu damai menjadi keinginan semua pihak.

»» read more

Penjualan otomotif Bosowa turun 20%

MAKASSAR: Penjualan mobil PT Bosowa Berlian Motor, authorized dealer Mitsubishi Motors dan beberapa merek kendaraan lainnya, merosot sekitar 20% selama triwulan I 2009 dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Penurunan tersebut sesuai de­ngan perkiraan perseroan seiring­ dampak krisis ekonomi global yang memperlemah permintaan akibat daya beli relatif menurun.

Sales Operation Manager Bosowa­ Berlian Motor Syamsul Arifin me­­­­nga­­­­takan kendati secara year to da­­te melemah, pihaknya masih mencapai target tahunan sampai Maret 2009. “Target masih bisa dicapai 100%, tapi tetap harus diwaspadai karena jika dibanding tahun lalu penuru­n­an­nya cukup besar sampai 20%,” tuturnya, kemarin.

Tahun lalu Bosowa menjual sekitar 4.000 unit mobil terutama Mitsubishi yang mencapai 3.700 unit. Penjualan 2008 tercatat tumbuh 76% dibandingkan dengan tahun 2007. Kendati dari segi jumlah unit masih lebih kecil dari rekor 8.000-an unit yang pernah dibukukan satu dasawarsa silam, pendapatan Bosowa Berlian Motor tahun lalu merupakan yang tertinggi sepanjang masa.

Penjualan Bosowa di Sulawesi sejauh ini menjadi andalan, khususnya­ di Sulsel, Sulut, dan Sulteng­. Sementara itu, penjualan­ di Kenda­ri dan kota lain di Sultra agak melam­bat tahun lalu dibanding­ 2007. Bosowa Berlian Motor adalah di­ler Mitsubishi untuk wilayah timur Indonesia dengan area operasi di tujuh provinsi, yakni Sulsel, Sul­teng, Sultra, Sulut, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.

Anak usaha Bosowa Corporation ini memiliki 30 showroom yang dilengkapi bengkel kerja dan penjualan suku cadang, serta unit pelayanan purna jual. Lebih jauh, Syamsul memper­ki­rakan penjualan kendaraan roda empat secara umum melambat. Dia berharap situasi akan pulih setelah semester I. Meski demikian, pelemahan pen­­jualan di kawasan timur Indonesia diperkirakan lebih minimal diban­dingkan dengan wilayah barat yang mayoritas bergantung pada sektor manufaktur yang kini terpukul krisis.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) awal tahun ini menduga penurunan­ penjualan otomotif selama 2009 dapat mencapai 30%. Di samping pasar di Sulawesi, Bosowa tengah berkonsentrasi menggarap konsumen di wilayah lain yang prospektif seperti Papua, Ambon, dan Kupang. Di daerah tersebut, proyek pengadaan kenda­raan pemda menjadi incaran.

»» read more

40 Agenda MICE digelar di Manado

MANADO: Sedikitnya 40 agenda pertemuan yang tercakup dalam MICE (meeting, incentive, convention, dan exhibition) akan digelar di Manado, Sulawesi Utara. MICE ini akan digelar apabila Konferensi Lautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) dan Prakarsa Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Initiative/CTI) pada 11-15 Mei 2009 di daerah itu berlangsung sukses.

“Kota Manado akan menjadi daerah penting selain Jakarta dan Bali untuk menggelar kegiatan internasional,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi dalam seminar Pengaruh World Ocean Conference (WOC) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara yang digagas Forum Komunikasi BUMN se-Sulut di Manado, kemarin.

Pelaksanaan kegiatan MICE di Manado akan memiliki dampak positif bagi perekonomian di daerah karena semua sektor akan bergerak, seperti pariwisata, usaha mikro kecil menengah (UMKM), perikanan, dan sebagainya.

“Kota Manado sekarang sudah menjadi bahan diskusi internasional karena agenda WOC dan CTI yang melibatkan kepala negara dan pemangku kepentingan terkait lingkungan,” kata Menteri yang juga Ketua Panitia Nasional WOC dan CTI Summit. Kegiatan WOC sendiri akan dihadiri 121 negara yang diperkirakan mencapai ribuan orang, serta CTI Summit sudah dipastikan hadir enam kepala negara anggota “Segi Tiga Terumbu Karang,” yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Salomon, ditambah dua negara peninjau, Amerika Serikat dan Australia.

Menurutnya, pemerintah pusat ber-harap momentum tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin bagi Sulut guna menjawab tantangan globalisasi, karena pertumbuhan ekonomi diyakini meningkat pasca WOC. Acara Senior Officer Meeting (SOM) ASEAN, Konferensi OANA (Organisasi Kantor Berita Asia-Pasifik) dan Sail Bunaken yang menghadirkan ratusan kapal perang dari puluhan negara maritim akan digelar di Manado.

Anggota DPRD Sulawesi Utara AHJ Purukan menilai kotornya Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken akibat penyebaran sampah yang tidak terkontrol, jangan sampai menghambat WOC di Manado. Dia berharap pemda segera memperbaiki TNL Bunaken, agar keunggulan daerah wisata itu terus dikenang di mancanegara.

»» read more

Senin, April 06, 2009

Proyek Gas City telan Rp40 miliar

MAKASSAR: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyetujui rencana Pemprov Sulsel membangun fasilitas pemipaan gas kota (gas city) dengan memanfaatkan produksi liquified natural gas (LNG) PT South Sulawesi LNG Sengkang. Dalam kaitan itu, pemerintah akan menyiapkan dana awal sebesar Rp40 miliar yang bersumber dari APBN untuk pembangunan infrastruktur pipanisasi di Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel.

“Gas city sudah pernah dimiliki Sulsel khususnya di Makassar pada masa penjajahan Belanda tahun 1910 – 1950 yang berbahan batu bara. Pada tahun 1950 – 1985 diambilalih PN Gas,” kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sulsel Sampara Salman melalui telepon, pekan lalu.

Rencana tersebut, ungkap Sampara, sudah mendapat persetujuan. Tahap pertama dilakukan pembangunan pipanisasi di Sengkang dengan dana APBN 2009. Sementara infrastruktur terdiri dari kilang gas, pelabuhan, dan pipanisasi di Makassar menunggu hasil kajian BPH Migas. Proses kajian gas city di Makassar, menurutnya, membutuhkan waktu dua tahun dan diperkirakan berakhir 2010. Sementara kebutuhan dana pembangunan infrastruktur ditentukan kajian BPH Migas. “Pembangunan infrastruktur di Sengkang sudah bisa berjalan tahun 2009 ini. Sementara untuk Makassar akan ditentukan setelah proses kajian dari BPH Migas berakhir. Kami yakin gas city di Sulsel akan menjadi yang pertama di Indonesia,” tutur dia.

Sementara untuk infrastruktur di Makassar diperkirakan sudah dapat berjalan di tahun 2011, terdiri dari pembangunan terminal depot gas di Pelabuhan Soekarno Hatta dan pipanisasi ke pelanggan rumah tangga dan industri. Menurut dia, metode pelayan­an akan sama dengan layanan PDAM yang menggunakan sistem meteran air, di mana tagihan dilakukan setiap bulan sesuai jumlah pemakaian. Jika rencana berjalan sesuai jadwal, dipastikan Sulsel akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki layanan pipanisasi gas langsung ke pelanggan.

Selain itu, masyarakat akan dapat menikmati gas berharga murah dan tidak membutuhkan tabung gas. Apalagi gas yang dialirkan dalam bentuk LNG lebih ramah lingkungan dan aman diban-ding gas tabung. Dia mengaku LNG dari Sengkang dapat memenuhi kebutuhan gas Sulsel yang selama ini sebesar 102 ton per hari. “Kami kira PT South Sulawesi LNG dapat melaksanakan pembangunan dan memenuhi kebutuhan gas rumah dan industri di Sulsel.”

Investasi US$500 juta
Beberapa waktu lalu, Stewart WG Williott, Managing Director & CEO Energy World Corporation Ltd (EWC) Ltd, holding company PT Energy Equity Epic Sengkang (EEES), mengatakan pihaknya sudah mulai membangun kilang LNG di Keera, Sengkang. “Equiptment LNG Plant sudah dipabrikasi dan siap diinstal secara bertahap. Gas rumah akan disalurkan melalui pipa dengan harga murah,” kata Stewart. Stewart mengaku proyek pengolahan gas alam menjadi cair akan rampung tahun 2011. LNG Plant yang akan berdiri di lahan seluas 35 hektare mampu memproduksi 2 juta – 5 juta ton LNG per tahun dengan total investasi US$500 juta.

Dengan produksi setiap hari mencapai 280 juta mbtu (matric british thermal unit), distribusi LNG akan menggunakan tiga cara, yakni pipanisasi, pengapalan, dan pengiriman melalui truk tangki gas. Namun dia mengaku untuk merealisasikan housing gas di Sulsel dan Kota Makassar harus mendapat izin BPH Migas.

Selain membangun kilang gas, juga membangun pelabuhan dan terminal penampungan. Gas akan disalurkan melalui pipanisasi sejauh 19 km dari lapangan gas alam Sengkang ke kilang gas Keera di Teluk Bone. Dari data Bisnis, Energy Equity berencana memproduksi LNG secara bertahap mulai dari 140 ton, satu juta ton, sampai dua juta ton per tahun.

Produksi LNG akan dijual ke PT Aneka Tambang (Antam) Pomalaa Sultra sebesar 400 ton per hari dan kebutuhan SS LNG di Jatim 400 ton per hari. LNG juga akan didistribusikan 800 ton per hari ke PLN Bali, PLTGU Tello serta PLN Sulselrabar 400 ton per hari atau ekuivalen 22 juta mbtu per hari.

»» read more

Koran lokal, kian eksis di tengah krisis

Sejak April 09, kami tertarik untuk melihat persaingan terbuka antara Harian Fajar dan Harian Tribun Timur yang terbit di Makassar. Fajar adalah dari kelompok Jawa Pos dan Tribun Timur dengan bendera Persda Kompas. Bentuk persaingan itu tidak hanya dari kualitas informasi selama pemilu digelar, tetapi juga terkait dengan kualitas produk dan ketebalan halaman kedua koran itu.


Harian Fajar pagi ini mengumumkan terbit 48 halaman, tanpa peningkatan harga langganan dan harga eceran. Ini untuk menjawab iklan Tribun Timur yang mengiklankan dirinya mulai April 09 terbit 44 halaman. Tribun Timur sebelumnya terbit 32 halaman juga pernah beriklan yang sama dengan Fajar, yang intinya halaman bertambah harga tidak naik.

Kondisi ini tentu berbeda dengan wajah surat kabar nasional yang mulai merasa kegerahan dengan menipisnya iklan, kecuali iklan pemilu, sejak krisis global akhir Desember 2008. Harian Fajar dan Tribun Timur adalah contoh koran-koran daerah di wilayah KTI yang bangkit di saat krisis. Dari sisi pasar, memang kedua koran ini bersaing untuk merebut sekitar 100.000 pembaca media di Sulsel yang masih eksis. Oplah kedua media ini juga tidak selisih jauh. Harian Fajar oplahnya diperkirakan berkisar 35.000, sedangkan Tribun Timur berkisar 25.000 eks (baru dalam usia 4 tahun). Sebagai koran umum, kedua media tersebut boleh dibilang panen iklan pemilu. Bahkan Tribun Timur dan Fajar pada akhir masa kampanye tanggal 5 April 2009 berhasil membukukan terbit 52 halaman.

Pada masa kampanye komposisi iklan mencapai 70%, sisanya 30% dikavling iklan produk. Setiap hari rata-rata halaman iklan mencapai 15 sampai 20 halaman. Fakta yang sama juga terjadi di kota minyak Balikpapan, Kaltim. Dua koran besar yakni Kaltim Pos (jawa Pos GroupJ) dan Tribun Kaltim (Persda) juga bersaing ketat. Peningkatan halaman dan menurunkan tarif iklan dilakukan untuk memenuhi ambisi menjadi koran terdepan di Kaltim.

Di Manado, sejak Tribun Manado hadir, Manado Pos mulai meningkatkan kualitas produknya. Kemungkinan besar mulai dari gaji karyawan/wartawan hingga halaman koran juga ditingkatkan. Artinya terjadi peningkatan biaya yang luar biasa besar pada Harian Manado Pos, sama seperti yang terjadi pada harian Fajar, empat tahun silam, ketika Tribun Timur terbit. Namun bagi koran-koran yang sudah eksis di daerah, peningkatan biaya tidak akan berpengaruh pada penurunan kualitas produk.

Hasil tour tiga hari ke Solo dan Jogja selama masa kampanye, saya juga membandingkan bagaimana kekuatan iklan koran-koran daerah, mulai dari koran Kedaulatan Rakyat (Jogja) yang tertua dan koran paling muda yakni koran Harian Jogja (kelompok usaha JAG/Bisnis Indonesia). Dari sisi sirkulasi, harus diakui bahwa koran-koran yang eksis di Jateng seperti Suara Merdeka, Solopos, dan Kedaulatan Rakyat, mungkin lebih besar. Namun selama pemilu koran-koran di wilayah KTI seperti Kaltim Pos, Tribun, dan Fajar masih lebih agresif meraup pasar iklan.

Tetapi fenomena koran daerah secara umum, kini mulai berbanding terbalik dengan koran-koran nasional umumnya. Jika krisis ini hanya kita alami pada tahun 2009, maka event pemilu legislatif dan pilpres telah menolong Koran-koran daerah bertahan dan tetap eksis. Sama halnya mungkin dengan media Elektronik TV, yang juga panen iklan pemilu yang murah dan meriah.

Pesan pertama yang ingin kami sampaikan adalah koran nasional yang terbit di Jakarta, di luar Kompas, harus diakui mulai kehilangan pengaruh untuk mengambil porsi iklan lebih besar lagi. Pemasang iklan sudah sangat percaya bahwa memasang iklan di koran daerah jauh lebih efektif karena jumlah oplah dan wilayah edarnya lebih besar dan luas. Pesan kedua, dalam menghadapi krisis seperti sekarang, pengelola koran-koran nasional harus mulai melakukan evaluasi secara menyeluruh, mulai kebijakan tarif iklan hingga pada kualitas informasinya.

Pesan ketiga adalah, biro iklan juga sudah sangat paham kekuatan koran-koran nasional di daerah tidak sekuat koran-koran eksis di daerah. Kekuatan utamanya adalah jumlah sirkulasi koran lokal lebih besar, sedangkan untuk koran nasional hanya terletak pada brand koran tersebut.

Pesan keempat, dalam kondisi darurat seberat apa pun koran-koran nasional harus berburu untuk melakukan cetak jarak jauh (CJJ) di sejumlah kota guna mempertahankan brandnya sebagai koran nasional. Selain Kompas, Bisnis Indonesia juga menjadi koran ekonomi yang menerobos CJJ di lima kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Makassar, Surabaya, Semarang/Jogja, dan Medan.

»» read more

Bulog Sultra khawatir tak penuhi prognosa

KENDARI: Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku khawatir tidak mampu memenuhi prognosa penyerapan beras 2009 sebesar 50.000 ton. Kepala Divisi Regional Bulog Sultra, Tommy S. Sikado menyebutkan, harga beras di pasaran cukup tinggi dibanding harga pembelian pemerintah (HPP).

Karena itu Bulog akan berupaya mendatangi la-ng­­­sung ke sejumlah sentra produksi beras sebelum pengusaha melakukan pembelian. “Harga beras di pasaran sekarang ini lumayan tinggi dibanding HPP, karena itu kita harus jemput bola supaya tidak keduluan pengusaha,” kata Tommya di Kendari, belum lama ini.

Lebih lanjut Tommy menyebutkan, dari 50.000 ton prognosa beras tahun ini, 47.000 ton diantara­nya digunakan untuk memenuhi penyaluran beras­ miskin, sisanya untuk stok cadangan. Sementara itu, Ketua Badan Pembina Hipmi Sultra Amran Yunus justru mengkritik kinerja Bulog. Menurutnya, Bulog tidak memaksimalkan fungsi­nya sebagai stabilisator harga beras di daerah ini, sehingga harga di pasar­an lebih tinggi dibanding HPP.

Ia juga menilai, HPP terlalu rendah sehingga ke-sejahteraan petani sulit meningkat. “HPP itu tidak wajar, terlalu rendah. Kapan petani akan sejahtera? Jadi Bulog harus naikkan harga dulu kalau mau bersaing dengan pengusaha,” jelasnya. Amran mengungkapkan, sebagai salah satu daerah yang dinyatakan surplus beras hingga 32.000 ton per tahun, harga beras di Sultra terbilang tinggi, yakni berkisat Rp6.000 – Rp7.000 per kilogram.

Selain itu, beras produksi lokal masih sulit ditemui di pasar. Pasar di Sultra justru didominasi beras asal Sulawesi Selatan. “Saya juga ragu dengan data Sultra yang surplus beras. Kok di pasar yang banyak justru beras dari Sulsel. Di mana beras produksi sultra, harusnya Bulog mencari tahu soal itu.” tegasnya. Ia menambahkan, tata niaga beras di Sultra belum berjalan baik karena regulasi yang mengatur hal tersebut belum berjalan hingga saat ini.

»» read more

Hotel dan mal diminta gunakan genset

KENDARI: Hotel dan mal di Ken-dari, Sultra, diminta menggunakan genset ketimbang memanfatkan alir­an listrik dari PLN. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk memaksimalkan distribusi listrik PLN kepada masyarakat umum. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra Muhammad Hakku Wahab usai dilantik Gubernur Sultra, Jumat pekan lalu. ”Hotel dan mal adalah pemilik genset besar. Kita minta mereka menggunakan gensetnya di jam-jam beban puncak,” ujar Hakku.

Menurut Hakku, hotel dan mal diminta berpartisipasi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mere­ka ke masyarakat. ”Warga Kendari mengalami krisis listrik. Jadi, hitung-hitung ini menjadi CSR (Corporate Social Responsibility) mereka ke masyarakat,” jelas Hakku.Diungkapkan, hotel, mal, dan perusahaan yang akan diminta menggunakan genset pada jam beban puncak antara pukul 18.00-21.00 sebanyak 26 buah.

Jika semua perusahaan melakukan hal tersebut, katanya, diperkirakan mampu menghemat defisit listrik yang ada hingga 5 MW. Saat ini, pada siang hari defisit listrik di Kota Kendari mencapai 4-5 MW. Pada malam hari defisit mencapai 7 MW. Dengan adanya penghematan listrik hingga 5 MW pada malam hari, total defisit hanya berkisar 2 MW.

”Saya kira, kalau ini bisa diterapkan dengan baik, maka defisit yang ada tidak terlalu berpengaruh lagi. PLN bisa leluasa mengatur pemadam­an,” kata Hakku. Oktober 2008 lalu, krisis listrik di Kendari bisa diatasi dengan tambahan pembangkit asal Palopo, Sulsel, berkapasitas 6 MW, sehingga pemadaman listrik sempat terhenti.

»» read more

Citilink siap ekspansi ke KTI

MAKASSAR: Maskapai Citilink, unit bisnis PT Garuda Indonesia, akan menambah beberapa rute baru di kawasan timur Indonesia tahun ini dalam upaya merebut kue pasar penumpang menengah bawah. Penambahan rute dimaksud a.l. Makassar-Balikpapan dan Makassar-Gorontalo. Selain itu, penerbangan ke Ambon dan Sorong. Citilink juga menambah frekuensi penerbangan di jalur padat seperti Surabaya-Makassar.

Vice President Strategy Business Unit Citilink Garuda Indonesia Joseph Saul mengatakan pembukaan rute ke KTI dapat dilakukan seiring penambahan jumlah pesawat. Maskapai yang berkantor pusat di Surabaya itu akan memperba­nyak jumlah penerbangannya secara signifikan pada 2009.

Ini menyusul pemisahan atau spin off menjadi anak perusahaan mandiri Garuda dalam waktu dekat, yang direncanakan selambatnya akhir semester I 2009. Semula pemisahan ditargetkan Maret lalu.tilink bakal memeroleh bantuan tambahan 5 unit pesawat dari Garuda. Maskapai komersial itu juga berencana menyewa dua pesawat lagi untuk menggenapkan total 10 pesawat pada tahun ini. Saat ini Citilink mengoperasikan tiga unit pesawat, masing-masing satu Boeing 737 seri 400 dan dua Boeing 737 seri 300.

Joseph mengatakan pasar pener­bangan di kawasan timur Indonesia lumayan menjanjikan khususnya di segmen budgeting. Dia menyebut kendati akan menjadi maskapai mandiri, pihaknya tetap bersinergi dengan Garuda termasuk dalam rute terbang. “Setelah punya 5 pesawat tahun ini, mungkin kami mulai bicara terbang ke Ambon dan Sorong. Kami akan buka rute yang tidak dimasuki Garuda, seperti Makassar-Gorontalo. Segmen middle low sangat besar,” katanya di Makassar, pekan lalu.

Mulai hari Minggu, kemarin, Citi­link resmi melayani jalur Surabaya-Makassar dua kali sehari dari sebelumnya sekali. Rute penerbangan Citilink saat ini Surabaya-Jakarta, Surabaya-Makassar, Surabaya-Balikpapan, Surabaya-Banjarmasin, Surabaya-Batam, Surabaya-Kupang, dan Surabaya- Ampenan.Lebih jauh Joseph menuturkan pihaknya menargetkan bisa meng­angkut minimal 2 juta penumpang pada tahun 2009.

Tahun lalu, menurutnya, total penumpang Citilink selama 4 bulan berkisar 154.000 orang, yakni September 34.000, Oktober 45.000, November 35.000, dan Desember 40.000 orang. Pada 1 September lalu, Citilink kembali terbang setelah sempat setop operasi per 15 Januari 2008. Unit usaha strategis Garuda ini melayani 16 rute domestik dari Surabaya dengan dua pesawat Boeing 737 seri 300 dan 400.

“Saat itu kami baru punya 2 pesawat. Sekarang dengan rencana memiliki 10 pesawat, kami yakin jumlah penumpang bisa digenjot sampai 2 juta,” jelasnya. Dia mengatakan Citilink meng­ikuti langkah maskapai bertarif murah lain dengan menawarkan tiket promosi untuk pemesanan tiket jauh hari sebelumnya seharga mulai Rp99.000 sekali terbang.

Dia optimistis kebijakan tersebut bakal mendapat sambutan positif dari calon penumpang. Pasalnya, kata dia, Citilink punya keunggul­an ikatan dengan Garuda yang selama ini dikenal sangat aman dan mengutamakan pelayanan. Para pilot Citilink, tuturnya, mendapat pelatihan terbang sama dengan pilot Garuda. Hampir semua pilot Citilink saat ini merupakan pilot Garuda dan telah memiliki jam terbang yang tinggi.

»» read more

Jumat, April 03, 2009

Pemkot Palu buat tata niaga penyaluran minyak tanah

PALU: Pemerintah Kota Palu bersama DPD Hiswana Migas di Sulawesi Tengah akan mengatur alur tata niaga minyak tanah di wilayah itu. Asisten II Pemkot Palu Dharma-wangsa mengatakan penataan ini akan dilaksanakan lebih cepat, sebab penyaluran minyak tanah bersubsidi di wilayah Palu masih belum optimal.

“Ini merupakan kesepakatan bersama pemerintah dan DPD Hiswana Migas setempat,” katanya kepada wartawan, kemarin. Menurut dia, alur tana niaga minyak tanah bersubsidi yang baru antara lain, jarak antara satu pangkalan pengecer dengan lainnya maksimal 500 meter. Dengan begitu, kemungkinan besar dalam satu RT/RW ada tiga sampai empat pangkalan resmi yang menjual minyak tanah bersubsidi.

Selama ini, lanjut dia, jarak antara satu pangkalan dengan lainnya cukup jauh dan tidak lagi sesuai dengan jumlah penduduk sehingga banyak warga yang tidak terlayani. Akibatnya, katanya, mereka terpaksa antre membeli minyak tanah di pangkalan lain, padahal di wilayah mereka ada juga pangkalan pengecer minyak tanah.

“Itu terjadi karena pangkalan pengecer di situ tidak bisa melayani semua warga setempat, sebab stok yang mereka peroleh dari agen terbatas,” kata Dharmawangsa. Agar semua warga bisa memperoleh minyak tanah bersubsidi dimaksud, kata dia, solusi paling tepat adalah menata kembali lokasi pangkalan di masing-masing wilayah pemukiman penduduk.

Dengan alur tata niaga distribusi minyak tanah bersubsidi yang baru nanti diharapkan warga tidak antre lagi membeli minyak tanah. Juga diharapkan semua warga bisa memperoleh jatah minyak tanah bersubsidi sesuai alokasi pemerintah.

“Tata niaga minyak tanah bersubsidi yang baru di Palu membatasi setiap warga/KK hanya mendapat jatah lima liter setiap kali penju-alan.” Dia menegaskan pengecer minyak tanah di luar pangkalan akan segera dihapus. “Pokoknya jika tata niaga minyak tanah bersubsidi yang baru sudah diberlakukan, tidak akan ada lagi pengecer minyak tanah,” tegasnya.

Jika terbukti ada pengecer minyak tanah, yang bersangkutan akan ditindak tegas. “Begitu pula oknum pangkalan pengecer nakal yang menjual minyak tanah bersubsidi kepada pengecer langsung dikenakan sanksi,” ujar dia. Berdasarkan kondisi di lapangan, minyak tanah bersubsidi dijual berkisar Rp4.000 sampai Rp5.000 per liter di tingkat pengecer.

HET (harga eceran tertinggi) minyak tanah yang ditetapkan peme-rintah di daerah itu hanya Rp2.900 per liter dengan radius 0-40 km. Minyak tanah yang dijual pengecer diduga berasal dari pangkalan pengecer resmi.

»» read more

Kalla janji selesaikan listrik Sulteng

PALU: Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla membuat komitmen dengan masyarakat setempat bahwa mulai tahun 2010 tidak ada lagi pemadaman listrik di Palu dan sekitarnya. “Kami jamin pasok listrik di Palu akan segera normal kembali, sering dengan beroperasinya pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Poso yang dibangun oleh kelompok usaha Bukaka,” kata Kalla dalam kampanye terbuka di Palu, kemarin. Kalla menegaskan hal tersebut setelah salah seorang simpatisan Partai Golkar naik di atas panggung dan mengutarakan keluh kesahnya kepada ketua umum parpol bernomor urut 23 itu.

“Bagaimana bisa bekerja bila sering terjadi pemadaman listrik,” keluh simpatisan Partai Golkar tersebut. PLTA Poso yang dibangun di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, itu ditargetkan mampu menghasilkan listrik sebesar 180 MW. Untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sulawesi akan dibangun tiga PLTA yakni PLTA Poso I dengan kapasitas 60 MW, PLTA Poso II (Sulewana) 180 MW, dan PLTA Poso III 300 hingga 400 MW.

PLTA Poso I sendiri dijadwalkan selesai dibangun pada 2010 sehingga bisa bermanfaat untuk wilayah Sulteng dan sekitarnya. Sebagaimana diketahui, hingga saat ini krisis listrik terjadi di Palu, Donggala, dan Parigi-Moutong. Beban puncak listrik di tiga kabupaten tersebut tercatat mencapai 48 MW, sedangkan produksi pembangkit yang ada kurang dari 45 MW.

Selain itu, Kalla juga mengaku siap mengemban amanat jika dipercaya rakyat untuk menjadi presiden selama periode lima tahun ke depan. “Kader Partai Golkar siap menjaga bangsa Indonesia agar tetap berjalan di arah yang benar,” katanya. Kalla yang juga wakil presiden tersebut berkampanye sekitar 20 menit sebelum bertolak ke Surabaya untuk melakukan kegiatan­ serupa. Kampanye tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas keamanan.

Kendari rugi
Dalam perkembangan lain, PT PLN Cabang Kendari­ menyatakan meng­alami kerugian sedikitnya Rp316 miliar dalam setahun. Hal itu diungkapkan Manajer PLN Cabang Kendari Fauzi Arubusman, di hadapan masyarakat Kendari yang berunjuk rasa di kantornya, kemarin. Fauzi merinci, harga pokok produksi daya PLN Kendari mencapai Rp2.000 per kwh. Sedangkan harga jualnya hanya Rp600 per kwh.

”PLN minus Rp1.400 per kwh. Dalam setahun, rata-rata produksi kita 226.000 kilo kwh. Jadi, kalau dihitung-hitung total kerugian per tahun mencapai Rp316,04 miliar,” jelas Fauzi. Ditambahkan, kerugian tersebut dibukukan pada tahun 2008 lalu. Diperkirakan, tahun 2009 nilainya meningkat seiring penambahan produksi dengan penambahan daya yang hingga tahun 2010 sebesar 35 MW.

Dia meminta masyarakat Kota Kendari berhemat listrik. Namun, per­nyataan ini tidak diterima begitu saja oleh masyarakat yang mengatasnamakan Front Pembela Nusantara (FPN) yang berunjuk rasa memprotes aksi pemadaman listrik yang dinilai sudah sangat keterlaluan.

Massa yang berjumlah sekitar 100 orang ini tidak peduli dengan jumlah kerugian PLN. ”Itu urusan internal PLN. Kami membayar listrik ketika sampai waktunya tapi pelayanan PLN sangat buruk, pemadaman dilakukan beberapa kali dalam sehari. Kalau pembayaran, PLN langsung memberikan denda, ini sangat tidak adil,” kata penanggungjawab aksi Zahilu Luther.

Menanggapi hal tersebut Fauzi yang juga didampingi Manajer Sektor PLN Kendari Agung Setiawan mengungkapkan salah satu penyebab pemadaman karena dua mesin pembangkit milik PLN sedang menjalani perawatan. Agung menambahkan perawatan dilakukan sebab peng­operasian mesin yang terus menerus sepanjang 24 jam tanpa henti.

Akibat perawatan tersebut, defisit listrik di Kendari mencapai 7 MW pada malam hari dan 5-6 MW pada siang hari. Agung menambahkan, daya yang terpasang saat ini di Kendari sebesar 33 MW dari total 20 mesin. Dengan perbaikan dua mesin ini, daya berkurang hingga 4 MW, sedangkan kebutuhan mencapai 36 MW.

Mengenai tidak ada jadwal pemadaman yang diumumkan di media massa seperti sebelumnya, pihak PLN berjanji akan segera mengumumkannya. Kendati demikian, dia meyakini persoalan listrik di Kendari bisa segera teratasi pada tahun 2009. Dia mengatakan pemadaman listrik terjadi karena pembangkit baru masih dalam proses pengadaan.­“Tapi hingga akhir 2009, akan ada tambahan 15 MW, belum termasuk tambahan untuk 2010 sebanyak 20 MW. Total daya kita nanti pada tahun 2010 sudah mencapai 68 MW,” tambahnya.

»» read more

Piutang pajak di Sulut capai Rp79,2 miliar

MANADO: Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manado menyebutkan piutang pajak di Sulawesi Utara hingga Februari 2009 mencapai Rp79,19 miliar. Tunggakan terbesar berasal dari jenis pajak penghasilan (PPh) yang mencapai Rp59 miliar. Sisanya pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp19,8 miliar. Berdasarkan data KPP Pratama Manado, realisasi pencairan piutang pajak sampai dengan Februari sebesar Rp1,1 miliar.

“Dalam bulan-bulan pertama di tahun yang baru, realisasinya­ memang belum sepenuhnya nampak. Namun, kami menargetkan­ total piutang sebesar Rp79,19 miliar akan dicairkan pada pertengahan Juli hingga Desember nanti,” ujar Kepala KPP Pratama Bayari Sentono Putro, kemarin.Karena itu, lanjut dia, wajib pajak (WP) diharapkan melaksanakan kewajiban perpajakannya secara benar dan tepat waktu, agar jumlah tunggakan pajak di daerah ini dapat turun secara signifikan hingga Desember 2009.

Sementara itu, Kepala Seksi Penagihan KPP Pratama Manado Mawei Altjen mengatakan bila WP tidak melunasi utangnya maka akan ditempuh tindakan penagihan dengan surat teguran. Jika tetap diabaikan, akan diterbitkan surat paksa, surat perintah melaksanakan penyitaan,­ mengadakan pengumuman lelang, hingga mengadakan pelelangan.

”Pelelangan akan dilakukan di hadapan publik. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk melunasi utang tersebut. Kami sudah bekerja sama dengan Polda Sulut, dan pihak kepolisian telah menyatakan kesiapannya,” ujar Putro. Putro mengatakan penagihan PPh khususnya dari kalangan­ wiraswasta paling sukar diharapkan karena penghasilannya bergantung pada laju pertumbuhan pasar.

”Sedangkan peran serta WP khususnya yang terdaftar di KPP Pratama Manado tentunya penopang utama keberhasilan pencapaian target penerimaan pajak tersebut, sebagai upaya menuju kemandirian anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) kita,” tuturnya.

Tak berpengaruh
Menurut pakar ekonomi Manado Ventje Rumate, sesungguhnya tunggakan pajak daerah tidak akan mempengaruhi daerah. ”Namun jika ada aturan pemerintah yang memotong dana lokasi umum maupun dana lokasi khusus karena daerah tidak menyetor kewajiban pajak sebesar tunggakan tersebut maka tentunya akan mempengaruhi daerah,” ujarnya. Rumate berasumsi, jika pe-merintah menerapkan aturan demikian akan berbahaya bagi daerah karena hal tersebut akan mengurangi dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK).

Selain itu mempengaruhi sektor pengembangan daerah. Sektor tertentu akan diprioritaskan, sementara lainnya terbengkalai. ”Jadi, jika tidak ada aturan demikian maka tidak akan mempengaruhi perekonomian daerah. Meski begitu, tetap ada keharusan sebagai warga negara­ karena pajak merupakan­ penarikan paksa dari pemerintah dan tidak bisa digeser kepada orang lain selain wajib pajak,” tandasnya.

Tanggal 30 Maret merupakan batas akhir penyerahan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak orang pribadi (OP) sedangkan SPT badan diberi batas waktu hingga 30 April. Tercatat sudah ada 64.000 WP yang mendaftar.

”Kami tidak memberi kelonggaran. Bagi yang penyerahannya terlambat, dikenai denda Rp. 100.000,” ujar Putro.Menurutnya, KPP Pratama Manado mencoba memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Namun, jika wajib pajak merasa kurang, pihaknya mempersilakan untuk melapor kepada instansi terkait agar ditindaklanjuti.

»» read more

Kredit belum ditarik BCA meningkat 8%

MAKASSAR: Kredit belum ditarik (undisbursed loan) PT Bank BCA Tbk di Sulsel cenderung terus meningkat sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Kondisi itu diperkirakan dipicu sikap menunggu peng­usaha atas perkembangan situasi ekonomi seusai pemilihan umum mendatang. Kepala Cabang BCA Makassar Hendrik Sia mengatakan porsi kredit belum ditarik naik dari 30% pada akhir tahun lalu menjadi sekitar 38% per Februari.

Total plafon kredit BCA di provinsi itu pada akhir Februari sebesar Rp1,83 triliun termasuk bank garansi dan L/C. Sebanyak 90% dari pinjaman mengucur untuk kredit produktif. “Kredit secara keseluruhan melambat, mungkin pengusaha banyak yang wait and see. Demikian pula terjadi penurunan­ plafon yang digunakan,” ujar Hendrik, awal pekan ini. Dia berharap kondisi tersebut akan berbalik arah setelah pemilu legislatif atau menjelang semester I 2009.

Namun, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan pula perlambatan terus berlanjut hingga pertengahan tahun jika ekonomi tak kunjung membaik. “Agak sulit mendorong debitur­ mencairkan kredit karena ekonomi lesu. Pengusaha mengurangi stok barang sehingga kebutuhan penggunaan kredit menurun,” papar Hendrik. Kendati demikian, Hendrik mengaku tetap optimistis menatap tahun ini. Dia menilai perlambatan kredit di Sulsel sejauh ini masih normal.

Pada kesempatan sama, Hendrik menuturkan kualitas kredit BCA khususnya produktif sangat baik. Dia mencatat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di wilayah itu 0%. Lonjakan fasilitas kredit yang belum ditarik terjadi secara nasional. Pada Januari 2009, berdasarkan laporan Bank Indonesia, angkanya menembus Rp274,5 triliun atau tertinggi sepanjang sejarah.

»» read more

Kredit di Maluku naik 50%

AMBON: Sampai bulan Februari 2009, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan­ di Ambon, Maluku, mencapai Rp4,38 triliun atau tumbuh hingga 10,3%. Sedangkan posisi kredit juga meningkat dari Rp1,6 triliun menjadi Rp2,4 triliun atau naik hampir 50%. Laju pertumbuhan kredit yang lebih besar dibandingkan dengan DPK mempengaruhi rasio kredit terhadap DPK (loan to deposit ratio/LDR).

“Hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya loan to deposit ratio dari 36,57% pada Februari tahun lalu menjadi 49,67%,” kata Pemimpin Bank Indonesia Ambon Totok Hermiyanto, kemarin. Totok menjelaskan, peningkatan LDR dipengaruhi menurunnya pertumbuhan DPK, se­­­­dangkan tren penyaluran kre­­­dit meningkat.

Meski demi­­kian, katanya, angka LDR ter­­se­­but masih jauh dari ideal. Bila dibanding rerata nasional­ yang berada di kisaran 70%, LDR perbankan di Maluku masih harus terus dipacu. Menurut Totok, relatif rendahnya LDR dipengaruhi kebi­­­jakan pemberian kredit per­­bankan yang berhati-hati.

Ini kare­­na mempertimbangkan dam­­­pak dari kenaikan harga, ser­­ta berbagai kemungkinan risiko yang dapat mempengaruhi kondisi dan prospek usaha debitur. ”Oleh karena itu, peningkatan­ kredit perlu didorong dengan tetap mengacu pada prinsip pemberian kredit sehat,” tandasnya. Meskipun laporan bulan ini menunjukkan peningkatan tahunan sebesar 10,3%, namun jika dibanding bulan sebelumnya yakni Januari 2009, DPK anjlok dari Rp4,87 triliun menjadi Rp4,82 triliun.

Kenaikan DPK dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya­ terutama didorong pertumbuhan simpanan jenis deposito yang tumbuh sebesar 45%. Sedangkan kenaikan angka penyaluran kredit dipengaruhi naiknya harga barang-barang konsumsi. “Penggunaan konsumtif meningkat 45,01% dan diperkirakan dipengaruhi meningkatnya harga barang-barang konsumtif seperti kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga, dan harga bahan konsumtif lainnya,” tutur Totok.

Meski demikian, kata Totok, beberapa indikator pokok­ lainnya menunjukkan terjadi perlambatan pertumbuhan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal itu terlihat pada penurunan aset sebesar -2,6% di tahun ini dibanding bulan sebelumnya, yakni dari Rp6,05 triliun menjadi Rp5,89 triliun. Totok menuturkan perban­ding­an­ laju aset dengan bulan yang sama tahun lalu justru membukukan hasil lebih baik dengan kenaikan mencapai 15,36%.

»» read more

CPM belum miliki izin eksploitasi emas

PALU: PT Citra Palu Mine­ral (CPM) belum diizinkan mengeksploitasi emas di Pobo­­ya, Palu, sebab belum memiliki dokumen analisis mengenai dam­­pak lingkungan (amdal).­­ Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Per­­tam­bangan Energi dan Sumber Daya Mineral­ (ESDM) Sulteng, Sukardan, mengatakan dari data yang ada sejauh ini CPM belum memiliki dokumen­ amdal.

Sesuai ketentuan, sebelum melakukan eksploitasi, perusahaan wajib melakukan studi amdal terle­­bih dulu. Setelah dokumen amdal disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), barulah perusahaan dapat melakukan penambangan emas di tempat itu. Namun,­ eksploitasi perusahaan itu sendiri diperkirakan belum dapat dilaksanakan da­­lam waktu dekat.“Harus ada amdal dulu baru boleh eksploitasi. Kalau belum, tidak boleh,” tegas Sukardan, Senin.

Saat ini, CPM masih dalam tahapan eksplorasi dengan melakukan pemboran untuk uji kandungan. Pada tahun 2009, CPM akan membor di beberapa titik di Poboya. Jika hasil eksplorasi menunjukkan kandungan emas menjanjikan untuk dikembangkan, perusahaan akan mengurus dokumen amdal untuk melangkah ke tahap eksploitasi.

Soal amdal ini, sebelumnya Gubernur Sulteng B. Paliudju­ menegaskan CPM tidak dapat mengeksploitasi kandungan­ emas Poboya jika perusahaan belum mengantongi amdal. CPM juga harus memperoleh izin pinjam pakai kawasan hutan dari Menteri Kehutanan karena Blok I di Poboya termasuk kawasan taman hutan raya (tahura).

Untuk memperoleh izin pinjam pakai kawasan hutan dari Menhut, terlebih dulu harus ada rekomendasi dari Wali Kota Palu dan Gubernur Sulteng. Sukardan mengatakan CPM sejak lama telah melakukan eksplorasi pendahuluan di Poboya. Eksplorasi terakhir dilakukan tahun 2001, dan hasilnya perusahaan ini tertarik melakukan kegiatan lanjutan di Poboya.

CPM sendiri berhak mengelola Poboya sejak menandatangani kontrak karya dengan Pemerintah Indonesia pada tahun 1994. Dengan kontrak karya itu, CPM akan berada di Poboya selama 30 tahun dan mengelola blok seluas 381 hektar. Spekulasi CPM akan me­­ng­eksploitasi Poboya berkembang di Palu dalam dua pekan terakhir menyusul kebijakan Wali Kota Rusdi Masturan menertibkan penambang emas liar di kawasan itu.

»» read more